Hindari Karyawan Hengkang Dari Perusahaan dengan 4 Tips Mengelola Manajemen Stress!

Mengelola manajemen stress sederhana nya dilakukan untuk mengendalikan tingkat stress seseorang. Stres merupakan bentuk reaksi psikologis yang wajar dan normal di alami, karena manusia memiliki beban kehidupannya sendiri, dan seringkali ketika beban tersebut bertambah, manusia akan mengalami respon yang dinamai dengan stress.

Stres juga menjadi penanda jika otak Anda sedang mengalami tekanan yang berlebih, bahkan seseorang yang mengalami stress biasanya akan memunculkan beberapa tanda-tanda reaksi seperti jadi mudah marah, mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi, merasa mudah lelah ketika menjadi rutinitas, makan lebih banyak atau sedikit dan lainnya.

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, karyawan yang mengalami stress adalah hal yang wajar, namun sangat tidak dibenarkan untuk terus dibiarkan begitu saja. Sebagai seorang HR, Anda harus dapat mengelola manajemen stress mereka karena stress yang dibiarkan berkepanjangan selain berdampak buruk bagi karyawan itu sendiri, juga akan berdampak buruk bagi pertumbuhan perusahaan akibat penurunan performa dan produktivitas karyawan.

Untuk itu mengapa seorang HR yang baik harus mampu mengelola manajemen stress setiap karyawan dengan baik agar dapat memperbaiki kualitas hidup karyawan sehingga mereka dapat kembali bekerja dengan profesional dan performa baik. Tujuan mengelola manajemen stress terhadap karyawan adalah untuk mengantisipasi kemunculan stress, melakukan pencegahan sebelum stress terjadi, dan memulihkan karyawan yang sudah mengalami stress.

Dalam implementasinya, tim HRD akan berkomunikasi dengan manajer HRD yang memiliki tanggung jawab dalam menangani kualitas SDM perusahaan. Kemudian, tim HRD akan berhubungan secara pribadi dengan karyawan yang ada di perusahaan untuk menganalis kasus stress apa saja yang dialami oleh karyawan. Setelah itu, tim HRD dan manajer HRD akan menganalisa bersama dan menentukan rencana apa saja yang akan dilakukan untuk mengelola manajemen stress karyawan.

Lalu, langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mengelola manajemen stress di dalam perusahaan? Simak ulasannya dalam artikel berikut.

Identifikasi Perilaku yang Menyebabkan Stress

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi penyebab terjadinya stress terhadap karyawan. Stres yang terjadi pada karyawan tidak hanya selalu berkaitan dengan pekerjaan yang menumpuk, tuntutan atasan dan lainnya. Bahkan, permasalahan personal seperti adanya konflik di lingkungan rumah, pertemanan dan keluarga juga bisa menjadi pemicu karyawan mengalami stress.

Apapun penyebab stress yang dialami karyawan, cara mengelola manajemen stress yang bisa dilakukan seorang HR adalah melakukan pendekatan terhadap karyawan dan saling bertukar pikiran terkait apa yang sedang di alami. Anda mungkin tidak bisa begitu ikut campur dengan permasalahan pribadi karyawan, namun setidaknya Anda bisa menjadi seorang pendengar dan teman bercerita yang baik untuk karyawan Anda.

Menyediakan Fasilitas yang Mendukung Stress Relief

Perusahaan dapat menyediakan fasilitas yang membantu karyawan mengelola manajemen stress mereka hingga mengurangi tingkat stress mereka dengan fasilitas-fasilitas ‘healing’ yang menyegarkan dan seru seperti fasilitas olahraga fitness dan fasilitas tempat beristirahat yang nyaman yang bisa digunakan ketika jam istirahat kantor.

Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut, karyawan setidaknya dapat mengurangi tingkat stress yang mereka alami dengan mengalihkan pikiran mereka kepada hal-hal yang baik. Bahkan, olahraga dapat meningkatkan tingkat fokus dan konsentrasi karyawan.

Bersosialisasi dengan Karyawan Lain

Cara mengelola manajemen stress yang bisa dilakukan tim HR kepada karyawan adalah mengajak karyawan untuk lebih bersosialisasi dengan karyawan lainnya. Bersosialisasi dianggap dapat membuat pikiran menjadi tenang karena Anda akan lebih banyak mengobrol dengan orang lain dan secara tidak langsung, hal tersebut akan membuat Anda sejenak lupa dengan hal-hal yang memicu stress.

Bersosialisasi dengan karyawan lain juga dapat bermanfaat sebagai ajang Anda mendekatkan diri dengan sesama karyawan. Anda jadi lebih banyak memiliki teman, Anda akan merasa tidak sendiri ketika melewati hal-hal berat yang menjadi pemicu stress Anda.

Menerapkan 4A (Avoid, Alter, Adapt & Accept)

Jika karyawan mengalami stress akibat load pekerjaan yang terlalu banyak sehingga membuat mereka kewalahan, maka cara mengelola maanjemen stress yang bisa dilakukan tim HR adalah dengan menghindari pekerjaan yang dapat membuat stress (Avoid), mengubah respon penyebab dari stress itu sendiri (Alter), beradaptasi dengan pekerjaan yang menyebabkan stress perlahan demi perlahan (Adapt) serta menerima secara perlahan berbagai hal yang tidak bisa diubah, termasuk pekerjaan yang menyebabkan stress (Accept)

Itulah dia tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk mengelola manajemen stress yang dialami karyawan di perusahaan. Ingat, jangan biarkan mereka berada pada tekanan stress yang berkepanjangan, karena akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas karyawan di perusahaan.

Ikuti selalu perkembangan informasi ter-update mengenai Human Resource, Bisnis dan Leadership hanya di Master Kinerja. Jangan lupa juga untuk ikuti program sertifikasi nasional BNSP, Sertifikasi Human Resource Manager bersama Master Kinerja dan BNSP. Klik disini untuk mengetahui info lebih lanjut.

Previous Post
Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *